Mahasiswa UHAMKA Lolos International Society Think ASEAN Program 2016

10000138_635087649871763_1838595706_nJAKARTA- Indonesian Youth Dream Foundation mengadakan  International Society Think ASEAN Program 2016.  “International Society : Think ASEAN Program 2016”. Think ASEAN Program merupakan program kerjasama internasional yang diselenggarakan oleh Indonesian Youth Dream Foundation dengan beberapa Universitas, Institusi, Lembaga dan NGO di 5 negara anggota ASEAN. Indonesian Youth Dream sendiri adalah sebuah Non-Govermental Organization (NGO) milik anak-anak muda berbagai latar belakang aktivitas yang concern bergerak dibidang Nationalism, Creativity and Youth Development Program yang memiliki tekad untuk mewadahi peningkatan kualitas anak muda demi masa depan Indonesia yang lebih baik.

Dengan tema “Indonesian Youth : Think ASEAN, Speak ASEAN” 30 Delegasi terpilih TAP2016 akan mengikuti 10 Program utama yang meliputi :

  1. Pre-Event : Coaching Session (Selama 2 Bulan)
  2. ASEAN Youth Development Program
  3. Academic Visit
  4. Leadership Training
  5. Enterpreneurship Training
  6. Technological Incubator
  7. Focus Group Discussion
  8. Sociocultural Exchange
  9. Tourism Visit
  10. Post-Event : Dream Book Project

Kegiatan tersebut akan diselenggarakan pada tanggal 20 Juli -2 Agustus Tahun 2016, dengan mengunjungi  5 negara ASIA   diantaranya yaitu Singapore, Malaysia, Thailand , Camboja , Vietnam termasuk Indonesia

Terdapat 35 orang peserta yang berhasil lolos seleksi akhir dari 1688 peserta pendaftardariseluruh Indonesia. Universitas Muhammadiyah yang lolos dalam ajang bergengsi tersebut diantararanya Universitas Muhammadiyah Yogyakarta(UMY), Universitas Muhammadiyah Makassar, Universitas Muhammadiyah Prof.Dr.Hamka (UHAMKA).

Peserta yang lolos akan mengikuti serangkaian program kepemudaan berbasis tekonologi , ekonomi, sosial, budaya, pendidikan, tourism, dan pengembangan kualitas kepemimpinan.

Nabila R.A Harahap merupakan mahasiwa UHAMKA yang menjadi delegasi  terpilih diantara 35 peserta dari seluruh Indonesia yang juga aktif sebagai pengurus PK IMM FKIP UHAMKA mengungkapkan.  Kegiatan tersebut merupakan pengalaman keempatnya sebagai Mahasiswa bimbingan dan konseling mewakili Indonesia pada kegiatan Intenasional kepemudaan. Sebelumnya telah mengikuti berbagai international event diJakarta,seperti International Youth Forum2014 dan International Youth Countering Conference Terorism2016 di Jakarta serta   International Youth Organization Forum 2015 di Beijing yang diseleksi oleh DPP IMM.

“Strategi paling tepat sebagai kader Muhammadiyah dengan tetap memegang teguh ajaran Islam dikancah international,yaitu denganmenunjukkan perilaku yang baik seperti toleransi,“ ungkap Nabila Harahappada Senin (18/7/2016)  di Kampus FKIP UHAMKA.

Selain itu ia juga berpesan sebagai mahasiswaMuhammadiyah dan mahasiswa umum lainnyayang notabenenya kampus islami, sepatutnya harus pandai menempatkan dan meningkatkan eksistensi berdakwah. “Bukan hanya di dalam ruang lingkup kampus tetapi juga harus berani  kekancah internasional,” jelas Nabila.

“Sebenarnya kesempatan semacam ini terbuka untuk kader-kader Muhammadiyah, mahasiswa dan aktivis secara umum. Asalkan memiliki motivasi  dalam dirinya, kemauan yang kuat  dan action,”  tambah Nabila.

Kembali ditambahkan Nasbila. “Alhamdulillah karena mengajukan proposal pengajuan dana kepada Pimpinan Fakultas dan  Universitas,kampus mendukung penuh dan  mendorong mahasiswanya mengikuti berbagai kegiatan, dan salah satunya Indonesian Youth Dream Foundation ini,” tutupnya.