Kegiatan KKN Muhammadiyah akan dilaksanakan di Bengkulu pada 30 Juli—11 September 2019. Kegiatan ini melibatkan Pertuguran Tinggi Muhammadiyah (PTM) dan Pertuguran Tinggi Muhammadiyah Aisyiah (PTMA). Sebagai salah satu PTM, Uhamka turut serta dalam kegiatan tersebut. Pada tahun ini, Uhamka melalui Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) Uhamka mengirim 23 mahasiswa. Mahasiswa tersebut berasal dari tiga fakultas, yaitu Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Sosial dan Ilmu Politik, dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

“Kegiatan ini bukan untuk semata untuk memperoleh sertifikat dan nilai, namun yang lebih penting adalah pengalaman yang akan mereka dapatkan di sana. Kalian di sana akan bergabung dengan mahasiswa PTM lainnya dalam menjalan program. Di sisi lain, keunikan budaya di Bengkulu akan menambah pengalaman yang berharga di sana,” nasihat Wakil Rektor III Uhamka, Dr. Lelly Qodariah, M.Pd.

Sejalan dengan wakil Rektor III, ketua LPPM Uhamka juga menyampaikan hal yang serupa. Namun beliau menambahkan kepada para peserta KKN-Mu untuk membawa nama baik Uhamka dan persyarikatan Muhammadiyah saat melaksanakan kegiatan tersebut.

Kegiatan pembekelan ini diisi dengan materi Kemuhammadiyahan oleh Tohirin, M.Pd.I yang menyampaikan penguatan-penguatan tentang Muhammadiyah baik secara teoretis maupun peraktis. Kegiatan ini selanjutnya disampaikan oleh Gufron Amirullah, M.Pd, yang menyampaikan tentang etnografi Bengkulu. Berikutnya, kegiatan pembekalan ini diisi dengan berbagi pengalaman yang disampaikan oleh Bapak Gilang Kumari Putra sebagai dosen dan Chika sebagai peserta KKN-Mu pada pelaksanaan sebelumnya.

Uhamka telah berpartisipasi dalam kegiatan KKN-Mu ini sejak pertama kali kegiatan ini diselenggarakan pada tahun 2014 di Lampung. Sejak saat itu, Uhamka tidak pernah putus mengirim mahasiswa dalam kegiatan serupa di Bojonegoro, Gorontalo, Ogan Ilir, dan Purbalingga-Purwokerto.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *